SELAMAT DATANG DI BLOG KAMI SEMOGA BERMANFAAT BAGI ANDA TERIMAKASIH TELAH MENGUNJUNGI BLOG KAMI

Senin, 17 Oktober 2011

DNA



I. DNA
DNA adalah rantai doble heliks belipin yang terdiri atas polunikleotida. Yang berfungsi sebagai perawis sifat dan sintesis protein
Struktur DNA (deoxyriboseniclek aad)yaitu:
“ Gula 5 karbon (deoksiribosa)
“ Gugus Fosfat
“ Basa nitrogen
Bentuk DNA adalah rantai doble heliks berpilin ke-kenan. Dalam DNA terdapat struktur-struktur di atas. Namun jika di ambil 1 lempeng yang mengandung ikatan Fosfat, gula dan basa nitrogen, maka lempeng tersebut di sebut nikleutida tetapi jika plat itu hanya basa nitrogen dan gula saja maka di sebut nukleusida.
Ada 2 kelompok basa nitrogen yang berikatan pada DNA yaitu:
“ purin
Yang terdiri dari basa nitrogen, adenin dan guanin.
“ pirimidin
Terdiri dari basa nitrogen sitosin dan timin.
Basa purin selalu berpasangan dengan basa pirimidin melalui ikatan hidrogen. Sedangkan adenin selalu berpasangan dengan hymine melalui 2 ikatan hidrogen sedangkan Chytosine berpasangan dengan guanine melalui 3 ikatan hidrogen.
Ada 3 cara model replikasi DNA yaitu
“ model konservatif
Model ini menyatakan bahwa dua rantai DNA hereplikasi tanpa memisahkan rantai-rantainya
“ model semi konservatif
Model ini menyatakan bahwa 2 rantai DNA berpisah kemudian bereplikasi
Model dispersi
“ model ini menyatakan bahwa DNA terpecah menjadi potongan-potongan yang kemudian bereplikasi
Proses replikasi terbagi atas 3 tahap
“ insiasi
Replikasi tidak berlangsung pada titik acak pada DNA namun berlangsung pada awal yang disebut tempat awal replikasi
“ elogasi
DNA polimerasi bertugas untuk memasangkan basa nitrogen baru dengan rantai DNA lama sehingga terbentuklah rantai DNA yang baru
“ teriminasi
Replikasi berahir saat DNA polimerare mengenali daerah basa nitrogen yang diulang-ulang. Daerah ini di sebut telomer maka terbentuklah rantai DNA yang baru pada sintesis protein
 
II. RNA
RNA yang di singkat mikroRNA atau miRNa adalah segolongan asam ribonukleat yang merupakan rantai panjang lurus yang berfungsi dalam sintesis protein
Ada 3 jenis RNA yaitu
I. “ mRNA (messenger RNA atau RNA duta / RNAd) bertugas untuk mengkodekan kode genetik dari DNA untuk sintesis protein. Terdapat di anak inti sel, Triplet kode genetik pada mRNA di sebut kodon.
II. “ tRNA (transfer RNA atau RNAt bertugas untuk mencocokan triple yang ada pada mRNA dengan protein yang sesui. Terdapat di sitoplasma, kode genetik pada tRNA di sebut anti kodon
“rRNA (ribosomal RNA atau RNAr) bertugas untuk memasangkan kodon mRNA dengan anti kodon tRNA dan menggeser rantai-rantai supaya terbentuk polipeptida (protein) terdapat terdapat di ribosom

Struktur RNA (ribosenucleicacid) yaitu
“Gula, 5 karbon ribosa
“Gugus fosfat
“Basa Nitrogen yang persis sama dengan basa nitrogen DNA namun pada mRNA thymine di ganti dengan urasil
III. Sintesis Protein

Sintesis protein adalah proses pembentukan protein dari monomer peptida yang di atur susunannya oleh kode genetik. Sintesis protein di mulai dari anak inti sel, sitoplasma dan riborom.
Sintesis protein terdiri dari dua tahapan besar yaitu:
“DNA membuka menjadi 2 rantai terpisah karena mRNA berantai tunggal. Maka salah satu rantai DNA di transkripsi (dikopy). Rantai yang di transkripsi dinamakan DNA sense atau template dan kode genetik yang di kode di sebut kodogen. Sedangkan yang tidak di trankripsi di sebut DNA.
“Translasi
mRNA/RNAd yang sudah terbentuk keluar dari anak inti sel menuju rRNA. Di sana mRNA masuk ke rRNA/RNAt. Ketika anti kodon pada tRNA cocok dengan kodon mRNA kemudian rantai bergesar tengah. Kodon mRNA berikutnya dicocokan dengan tRNA kemudian asam amino yang pertama berikatan dengan asam amino ke dua. Proses ini berlangsung hingga kodon stop, ribosom sub unit besar dan kecil terpisah.

Minggu, 16 Oktober 2011

Isolasi dan Identifikasi Asam 2-aminoetanasulfonat (Taurina) pada Empedu Kambing

Empedu kambing dalam kebanyakan masyarakat masih belum optimal dalam pemanfaatannya dan biasanya empedu kambing tersebut dibuang karena dari rasanya yang sangat pahit dan berbau amis sehingga jarang diolah menjadi bahan makanan dan dikonsumsi. Akan tetapi ada beberapa masyarakat yang mempercayai bahwa mengkonsumsi empedu tersebut dapat mengobati beberapa penyakit diantaranya penambah vitalitas pria dan wanita, mengobati penyakit malaria selain itu empedu kambing juga berfungsi sebagai obat mujarab bagi penderita asma. Bahkan di dalam beberapa buku pengobatan Cina memang terdapat empedu untuk mengobati malaria seperti empedu ular, Tetapi ternyata empedu kambing juga memiliki khasiat yang sama dengan ular. Dan empedu kambing ini juga sangat

baik untuk penderita diabetes.
 Taurina atau asam 2-aminoetanasulfonat adalah turunan asam amino yang terdapat pada empedu dan pada jaringan lainnya dalam kadar rendah dari banyak binatang, termasuk manusia. Taurina juga ditemukan di tumbuhan, jamur, dan beberapa spesies bakteri, tapi dalam jumlah yang lebih sedikit. Taurin telah diuji dalam berbagai percobaan dengan tikus dan ditemui mencegah kegemukan, menurunkan kadar gula darah, mencegah kelelahan otot, dan memperbaiki kerusakan hati akibat konsumsi alkohol.
 Taurin merupakan asam amino bebas yang berperan penting dalam menjaga kelancaran berbagai proses pada tubuh hewan dan manusia, di antaranya mencegah kerusakan sel, menjaga kerja jntung, mengatur aktivitas sel otak, menjaga fungsi mata, dan menjaga tingkat natrium serta kalium dalam sel. Taurin adalah salah satu komponen penting garam empedu yang bekerja dalam penyerapan lemak dan vitamin larut lemak (Edwin et al. 1985, Azuma 1992, ruessheim 200, dan millitante, 2002).
 Taurin ditemukan dalam beberapa organ tubuh mamalia dan manusia. Kadarnya tinggi dalam otak, hati, mata, dan otot skeletal serta empedu. Sebanyak 82.8 % dari total taurin dalam tubuh kucing terdapat pada cairan empedu kucing (Sturman, 1978). Kandungan taurin dalam hati, otot, dan ginjal sapi telah dilaporakn oleh Watson (1965) dalam Ruessheim (2000).
 Akhir-akhir ini minuman berenergi banyak diperjualbelikan di Indonesia sehingga kebutuhan produsen terhadap taurin meningkat. Pabrik taurin di Indonesia belum ada dan kebutuhan taurin dipenuhi dari luar negeri yang bersumber dari pabrik kimia dan pabrik biokimia. Taurin dapat disintetis dari bahan kimia dan dapat pula diisolasi dari organ tubuh hewan. Sebagian besar konsumen minuman berenergi di Indonesia adalah umat islam yang mempunyai aturan tertentu terhadap makanan yang bersumber dari hewan. Dalam hal ini maka perlu kehati-hatian dalam menggunakan taurin dari luar negeri.
 Setiap hari Negara Indonesia menghasilkan empedu Kambing sebagai limbah dari pemotongan hewan. Cairan empedu ini mengandung taurin sehingga berpotensi sebagai sumber taurin. Terkait dengan hal itu, maka pelunya penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi taurin dari cairan empedu kambing dan untuk memilih penghidrolisis yang lebih efektif dalam proses isolasi dari taurin tersebut sehingga dapat memberikan informasi yang bermanfaat untuk bidang industri dan kesehatan lebih lanjut tentang pemanfaatan empedu kambing ini

Minggu, 25 September 2011

“IPAL Pabrik Tahu-Tempe”


Dalam kegiatan produksi diperlukan berbagai bahan, air dan energi untuk menghasilkan suatu produk tertentu. Namun demikian, dalam proses produksi tidak ada efisiensi yang sempurna, sehingga masih dihasilkan limbah baik padat, cair ataupun gas.
Berdasarkan definisinya, limbah adalah sisa hasil proses produksi yang sudah tidak dimanfaatkan lagi dan harus dikelola agar tidak menimbulkan pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan. Sedangkan air limbah didefinisikan sebagai sisa hasil proses produksi yang bebentuk cair yang sudah tidak
dimanfaatkan lagi dan harus dikelola agar tidak menimbulkan pencemaran dan penurunan kualitas lingkungan. Dengan demikian, setiap limbah yang dihasilkan perlu dikelola secara baik berdasarkan karakteristiknya agar dapat menurunkan kualitas bahan pencemar yang terkandung didalamnya dan aman di buang ke lingkungan.
Kegiatan agroindustri atau pengolahan hasil pertanian juga menghasilkan limbah padat, cair dan gas dengan karakteristik yang khas. Secara umum karakteristik limbah cairnya adalah mengandung bahan organik yang tinggi, bahan tersuspensi, lemak, dan volume limbah yang besar. Dengan karakteristik seperti itu maka pengelolaan dan pengolahan limbah yang dilakukan juga perlu dirancang secara khusus meliputi upaya minimasi limbah dan pengolahan air limbah di Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).
 Untuk limbah industri tahu-tempe ada dua hal yang perlu diperhatikan yakni karakteristik fisika dan kimia. Karakteristik fisika meliputi padatan total, suhu, warna dan bau. Karakteristik kimia meliputi bahan organik, bahan anorganik dan gas.
  Suhu buangan industri tahu berasal dari proses pemasakan kedelai. Suhu limbah cair tahu pada umumnya lebih tinggi dari air bakunya, yaitu 400C sampai 46 0C. Suhu yang meningkat di lingkungan perairan akan mempengaruhi kehidupan biologis, kelarutan oksigen dan gas lain, kerapatan air, viskositas, dan tegangan permukaan.
  Bahan-bahan organik yang terkandung di dalam buangan industri tahu pada umumnya sangat tinggi. Senyawa-senyawa organik di dalam air buangan tersebut dapat berupa protein, karbohidrat, lemak dan minyak. Di antara senyawa-senyawa tersebut, protein dan lemaklah yang jumlahnya paling besar (Nurhasan dan Pramudyanto, 1987), yang mencapai 40% - 60% protein, 25 - 50% karbohidrat, dan 10% lemak (Sugiharto, 1987). Semakin lama jumlah dan jenis bahan organik ini semakin banyak, dalam hal ini akan menyulitkan pengelolaan limbah, karena beberapa zat sulit diuraikan oleh mikroorganisme di dalam air limbah tahu tersebut. Untuk menentukan besarnya kandungan bahan organik digunakan beberapa teknik pengujian seperti BOD, COD dan TOM. Uji BOD merupakan parameter yang sering digunakan untuk mengetahui tingkat pencemaran bahan organik, baik dari industri ataupun dari rumah tangga (Greyson, 1990; Welch, 1992).
  Air buangan industri tahu kualitasnya bergantung dari proses yang digunakan. Apabila air prosesnya baik, maka kandungan bahan organik pada air buangannya biasanya rendah (Nurhasan dan Pramudya, 1987). Pada umumnya konsentrasi ion hidrogen buangan industri tahu ini cenderung bersifat asam. Komponen terbesar dari limbah cair tahu yaitu protein (N-total) sebesar 226,06 sampai 434,78 mg/l. sehingga masuknya limbah cair tahu ke lingkungan perairan akan meningkatkan total nitrogen di peraian tersebut.
  Gas-gas yang biasa ditemukan dalam limbah adalah gas nitrogen (N2 ), oksigen (O2 ), hidrogen sulfida (H2S), amonia (NH3 ), karbondioksida (CO2 ) dan metana (CH4). Gas-gas tersebut berasal dari dekomposisi bahan-bahan organik yang terdapat di dalam air buangan. Beberapa contoh hasil pengukuran kadar BOD Dan COD di dalam air limbah tahu dan tempe di daerah DKI Jakarta ditunjukkan pada Tabel 1 dan Tabel 2.




Tabel 1. Hasil Analisa Limbah Cair Industri Tempe
PARAMETER LOKASI COD (mg/l) BOD (mg/l)
Setia Budi 7.852 5.400
Setia Budi 20.467 11.000
Setia Budi 8.659 4.750
Tebet 28.320 9.475
Tebet 5.285 2.950
Kebayoran Baru 5.597 3.675
Kebayoran Lama 6.423 3.525
Cilandak 6.073 3.600
Pasar Minggu 12.300 7.500
Pasar Minggu 7.912 3.650
Tegal Parang 15.685 8.250
Tegal Parang 23.340 14.000
Cipinang 61.425 13.600
Kebon Pala 2136 2100
Setia Budi 7852 5400
Tebet 28320 9475
Kebayoran Baru 5597 3675
Kebayoran Lama 6423 3525
Cilandak 6073 3600




Tabel 2. Hasil Analisa Limbah Cair Industri Tahu
PARAMETER LOKASI COD(mg/l) BOD(mg/l)
Cipinang 1102 910
Kebon Pala 3211 2200
Utan Kayu 8327 1200
Setia Budi 5904 2250
Tebet 2362 2100
Kebayoran Lama 7916 3450
Kuningan Barat 8360 8100
Mampang 4897 3550
Cilandak 9207 5425
Pasar Minggu 3779 1750
Tegal Parang 15055 12100

Kamis, 30 Juni 2011

manfaat jahe

bagi yang sering terserang migrain, tidak perlu buru-buru minum obat jika tak ingin berurusan dengan efek sampingnya. Ada cara yang lebih aman untuk meredakannya, yakni dengan jahe yang dipakai sebagai bumbu masak maupun dibuat minuman.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Headache Care Center di Springfield mengungkap, ekstrak jahe efektif meredakan migrain hingga 63 persen. Pada sekitar 30 persen partisipan, migrain berkurang hanya dalam 2 jam setelah menghisap sari jahe.

Penelitian yang dipimpin Dr Roger Cady ini melibatkan 60 orang yang sering mengalami migrain. Dikutip dari Reuters, Minggu (19/6/2011), partisipan dibagi menjadi 2 kelompok terdiri dari 45 orang yang diberi jahe saat terjadi serangan migrain dan 15 orang yang hanya diberi plasebo.

Meski tidak menjelaskan secara detail mekanisme kerjanya, hasil penelitian ini menegaskan bahwa jahe bisa menjadi alternatif untuk mengatasi migrain. Selama ini, banyak orang mengunyah jahe segar untuk meredakan sakit kepala maupun rasa mual yang menyertai migrain.

Beberapa ahli meyakini, kandungan senyawa tertentu di dalam bumbu masakan yang sangat populer ini bisa menghambat prostagraldin yang merupakan mediator nyeri. Jahe juga diyakini mampu mengatasi radang pada pembuluh darah di otak yang merupakan salah satu pemicu migrain.

Dalam penelitian Dr Cady, jahe yang digunakan memang sudah disarikan dalam bentuk ekstrak. Namun untuk dikonsumsi sehari-hari, jahe segar maupun jahe kering yang sudah diserbuk juga bisa memberikan khasiat yang kurang lebih sama pada penderita migrain.

Untuk dibuat minuman, jahe segar biasanya dimemarkan lalu diseduh atau terlebih dahulu dibakar agar aromanya keluar. Bisa diminum begitu saja setelah ditambah gula atau pemanis lainnya, bisa juga dicampur dengan minuman lain menjadi teh jahe atau susu jahe.

Jahe juga sering diolah menjadi permen atau biskuit, sehingga pilihannya semakin bervariasi. Berbagai jenis masakan juga banyak yang menggunakan jahe untuk menghadirkan citarasa yang khas dan hangat, cocok untuk dikonsumsi saat cuaca dingin.

Pada beberapa orang, jahe bisa memicu efek samping seperti nyeri dada dan kurang dianjurkan bagi yang punya masalah dengan batu empedu. Namun secara umum, efek sampingnya jauh lebih aman dibanding obat-obatan kimia yang bisa memicu kerusakan hati dan ginja

Minggu, 19 Juni 2011

Tahapan-tahapan kehamilan

Agar kehamilan dapat terjadi, sistem reproduksi pria dan wanita harus dalam keadaan baik dan sehat. Pasangan suami isteri harus berhubungan seks pada saat yang tepat dalam siklus menstruasi si wanita, dan tubuh si wanita harus mampu menghasilkan rangkaian hormon kompleks sehingga kehamilan bisa terus berjalan. Pada saat lelaki mengalami ejakulasi ketika berhubungan seksual, jutaan sperma dilepaskan ke dalam vagina wanita. Sperma-sprema tersebut bergerak naik dalam vagina menuju rahim melalui serviks. Pergerakan ini didorong oleh kekuatan ejakulasi dan juga oleh gerakan ekor-ekor kecil sperma yang terlihat seperti ikan-ikan kecil yang sedang berenang. Dari rahim, sperma-sperma tersebut bergerak memasuki saluran Fallopi. Proses ini bagaikan perlombaan karena hanya satu sperma dari sekian juta yang bisa membuahi sal telur. Sperma yang lainnya akan gugur sebelum mencapai tujuannya atau terlambat sampai tujuan.
Apabila hubungan seksual terjadi tanpa alat kontrasepsi beberapa sperma mungkin akan mencapai saluran Fallopi dan satu sperma mungkin akan berhasil membuahi sel telur yang sudah menunggu. Sel telur yang sudah dibuahi tersebut kemudian akan bergerak menuju rahim wand& dan menempelkan diri di dinding rahim. Di sinilah, sel telur tadi akan berkembang, mula-mula menjadi embrio, kemudian janin, dan akhirnya menjadi seorang bayi.
Sistem reproduksi wanita terletak dalam pinggulnya, yang terdin dan ovarium, saluran Fallopi, rahim, serviks, vagina, dan vulva. Bayi perempuan terlahir dengan sekitar 2-3 juta sal telur di dalam ovariumnya. Ovarium bisa dikatakan dalam keadaan ‘tidur’ selama masa kanak-kanak dan akan mulai berfungsi hanya setelah pubertas dan menstruasi mulai terjadi. Sejak itulah. wanita usia subur melepaskan sebuah sel telur rata- rata setiap empat minggu. Jadwal bulanan ini disebut dengan siklus ovulasi atau menstruasi. Sekitar 400-500 sel telur dilepaskan oleh seorang wanita selama masa suburnya, sebelum akhirnya ovulasi berhenti pada saat menopause, yang biasanya terjadi di usia empatpuluhan atau limapuluhan.
Di awal siklus ovulasi. beberapa sal telur mulai tumbuh dalam ovanum. Setelah sekitar 14 hari, satu sel telur akan cukup matang untuk dilepaskan ke dalam saluran Fallopi. Sel telur yang dilepaskan tadi memasuki saluran Fallopi dan bergerak menuju rahim. Selama perjalanan inilah sel telur tersebut bisa dibuahi. Apabila tidak terjadi pembuahan. sekitar 14 hart setelah ovulasi. dinding rahim akan gugur dan keluar melalui vagina. Inilah yang disebut menstruasi. Kemudian, siklus di atas akan berulang kembali seperti semula.
Apabila seorang wanita mengalami menstruasi. tetapi tidak memproduksi sel telur karena alasan tertentu. kehamilan tidak akan terjadi. Namun, banyak wanita yang bisa hamil meskipun tidak pernah mengalami menstruasi tapi peluang hamilnya lebih kecil dibandingkan wanita lain.
SISTEM REPRODUKSI PRIA
Sistem reproduksi pria terdiri dari penis, testikel. dan beberapa saluran yang menghubungkan kedua organ tersebut dan mengalirkan sperma. Sperma diproduksi dalam kedua testikel, yang terdapat di dalam kantung skrotum. Lelaki tidak akan memproduksi sperma sebelum usia puber. Ribuan saluran mikroskopik dalam testikel terhubung ke dua buah saluran, yang dikenal dengan saluran-saluran eferen. Saluran-saluran ini menuju ke satu saluran, yaitu saluran epididimis. Epididimis adalah bagian dari perjalanan yang harus ditempuh sperma sebelum keluar dari tubuh seorang lelaki. Panjangnya kurang lebih 12 meter dan garis tengahnya lebih kecil dari seutas benang yang paling halus.
PERJALANAN SPERMA
Pria tidak seperti wanita, secara fisiologis dipersiapkan untuk bereproduksi setiap saat sehingga sperma selalu diproduksi secara terus-menerus. Serangkaian kontraksi otot dalam dinding saluran epididimis akan mendorong sperma-sperma tersebut melaju melaluinya. Selama perjalanan itu, spermasperma tadi mengalami modifikasi sedemikian rupa sehingga mampu melakukan pembuahan. Selain itu. sperma-sperma tersebut juga memperoleh kemampuan untuk bergerak (yang secara medis dikenal dengan sebutan motalitas) selama berada dalam saluran epididimis. Setelah itu. sperma akan melalui sebuah saluran bernama vas deferens, yang membuat sperma-sperma tersebut bergerak sangat cepat memasuki uretra, menuju ke penis. Uretra adalah saluran keluarnya urin dari dalam tubuh. Selama rangsangan seksual dan ejakulasi terjadi, bukaan antara uretra dan kandung kemih tenutup, dan air mani yang mengandung sperma-sperma melewatinya dengan kecepatan tinggi.
ADU CEPAT MENCAPAI SEL TELUR
Hanya dibutuhkan satu sperma untuk membuahi sel telur. Ketika pha mengalami ejakulasi saat berhubungan seks, sekitar 100-300 juta sperma disemprotkan ke dalam vagina wanita dengan kecepatan sekitar 45 km per jam. Setiap sperma unik secara genetik. artinya tidak ada dua sperma yang mengandung rangkaian gen yang sama persis. Jutaan sperma individual tersebut kini harus sating adu cepat untuk membuahi sel telur.
Perjalanan menuju sel telur adalah perjalanan yang berbahaya. Inilah mengapa sperma diproduksi dalam jumlah sangat banyak. Untuk berhasil membuahi sel telur, sperma harus mampu bertahan dalam lingkungan vagina wanita dan serviks. Keasaman lingkungan di dalam vagina dan serviks melindungi wanita dari bakteri dan serangan infeksi yang berbahaya, tapi lingkungan ini juga berbahaya bagi sperma. Sperma yang lemah atau rusak tidak akan berhasil mencapai tujuannya.
Selain itu, kekuatan gravitasi membuat jutaan sperma gugur dan keluar dari vagina wanita, hanya 5% saja yang akan berhasil mencapai serviks. Dari 5% tersebut, hanya sekitar 200 sperma saja yang bisa mencapai saluran Fallopi wanita. Sperma yang berhasil mencapai saluran ini berarti telah menempuh perjalanan yang sangat jauh, yang dibandingkan dengan panjang sperma itu sendiri, sama dengan beberapa ratus kilometer perjalanan.
Hanya sedikit sperma super yang bisa meneruskan perjalanan hingga bagian luar sel telur. Dan sperma-sperma tersebut, hanya satu sperma yang akan berhasil menembus permukaan sel telur meninggalkan ekornya di luar. lnilah yang disebut dengan pembuahan. Pada saat itu juga, permukaan sel telur akan menjadi tak tertembus oleh sperma yang lainnya.
Proses pembuahan sel telur bisa berlangsung hingga 24 jam. Setelah serangkaian perubahaan kompleks, yaitu 7 hari setelah pembuahan, sel telur tadi tertanam di dinding rahim. Pada saat inilah kehamilan terjadi.
Sperma bisa bertahan hingga 48 jam dalam tubuh wanita. Akibatnya, pembuahan masih mungkin terjadi bahkan apabila sel telur belum siap ketika sperma-sperma tersebut sudah berhasil mencapai saluran Fallopi.
Pustaka
Meningkatkan kesuburan untuk kehamilan alami: memperbesar peluang anda untuk hamil dengan terapi, sistem diet, dan latihan-latihan fisik sederhana

kebutuhan ASI untuk bayi

Kebutuhan nutrisi bayi 0-6 bulan sebenarnya sudah lengkap dan cukup diperoleh dari ASI. Beberapa penelition telah membuktikan bahwa ASI merupakan menu utama yang lengkap gizi bagi si kecil. Sebagai menu tunggal ASI mampu memenuhi semua zat gizi yang dibutuhkan oleh bayi. ASI diberikan langsung pada bayi setelah lahir. Waktu dan lama menyusui disesuaikan dengan kebutuhan bayi. Pada umumnya, jumlah ASI yang diminum sesuai dengan kebutuhan bayi.
Tak perlu khawatir bayi akan kekurangan ASI. Bila payudara kosong sesudah dihisap bayi maka tubuh akan memproduksi ASI lagi. Bila ASI cukup, bayi tidak perlu diberikan makanan tambahan sampai usia 4 bulan atau bahkan 6 bulan. Ini yang disebut menyusui secara eksklusif atau exclusive breast feeding. Jika ASI tidak keluar atau berkurang produksinya sebelum bayi berusia mencukupi – ini dapat diketahui dari berat badan bayi yang tidak naik – maka bayi dapat diberikan susu formula. Cara memilih susu formula yang cocok ialah yang disukai oleh bayi, yang meningkatkan berat badan bayi, yang tidak membuatnya rewel atau muntah, tidak membuat bayi kembung, diare, atau alergi.
Pustaka
Makanan Tepat untuk Balita plus Resep Makanan Oleh Lia Amalia Asydhad, ST., SS., MT & Ir. Mardiah, MSi

Pembuktian ke benaran ilmiah pembangunan piramida di Mesir dengan Al-Qu'ran

Sejak lama para ilmuwan bingung bagaimana cara sebuah piramida dibangun. Hal ini karena teknologi mengangkat batu-batu besar yang bisa mencapai ribuan kilogram ke puncak-puncak bangunan belum ditemukan di zamannya. Apa rahasia di balik pembangunan piramida ini?

Dalam koran Amerika Times edisi 1 Desember 2006, menerbitkan berita ilmiah yang mengkonfirmasi bahwa Firaun menggunakan tanah liat untuk membangun piramida! Menurut penelitian tersebut disebutkan bahwa batu yang digunakan untuk membuat piramida adalah tanah liat yang dipanaskan hingga membentuk batu keras yang sulit dibedakan dengan batu aslinya.

Para ilmuwan mengatakan bahwa Firaun mahir dalam ilmu kimia dalam mengelola tanah liat hingga menjadi batu. Dan teknik tersebut menjadi hal yang sangat rahasia jika dilihat dari kodifikasi nomor di batu yang mereka tinggalkan.

Profesor Gilles Hug, dan Michel Profesor Barsoum menegaskan bahwa Piramida yang paling besar di Giza, terbuat dari dua jenis batu: batu alam dan batu-batu yang dibuat secara manual alias olahan tanah liat.

Dan dalam penelitian yang dipublikasikan oleh majalah “Journal of American Ceramic Society” menegaskan bahwa Firaun menggunakan jenis tanah slurry untuk membangun monumen yang tinggi, termasuk piramida. Karena tidak mungkin bagi seseorang untuk mengangkat batu berat ribuan kilogram. Sementara untuk dasarnya, Firaun menggunakan batu alam.

Lumpur tersebut merupakan campuran lumpur kapur di tungku perapian yang dipanaskan dengan uap air garam dan berhasil membuat uap air sehingga membentuk campuran tanah liat. Kemudian olahan itu dituangkan dalam tempat yang disediakan di dinding piramida. Singkatnya lumpur yang sudah diolah menurut ukuran yang diinginkan tersebut dibakar, lalu diletakkan di tempat yang sudah disediakan di dinding piramid.

Profesor Davidovits telah mengambil batu piramida yang terbesar untuk dilakukan analisis dengan menggunakan mikroskop elektron terhadap batu tersebut dan menemukan jejak reaksi cepat yang menegaskan bahwa batu terbuat dari lumpur. Selama ini, tanpa penggunaan mikroskop elektron, ahli geologi belum mampu membedakan antara batu alam dan batu buatan.

Dengan metode pembuatan batu besar melalui cara ini, sang profesor membutuhkan waktu sepuluh hari hingga mirip dengan batu aslinya.

Sebelumnya, seorang ilmuwan Belgia, Guy Demortier, telah bertahun-tahun mencari jawaban dari rahasia di balik pembuatan batu besar di puncak-puncak piramida. Ia pun berkata, “Setelah bertahun-tahun melakukan riset dan studi, sekarang saya baru yakin bahwa piramida yang terletak di Mesir dibuat dengan menggunakan tanah liat.”

Penemuan oleh Profesor Prancis Joseph Davidovits soal batu-batu piramida yang ternyata terbuat dari olahan lumpur ini memakan waktu sekitar dua puluh tahun. Sebuah penelitian yang lama tentang piramida Bosnia, "Piramida Matahari" dan menjelaskan bahwa batu-batunya terbuat dari tanah liat! Ini menegaskan bahwa metode ini tersebar luas di masa lalu. (Gambar dari batu piramida).

Sebuah gambar yang digunakan dalam casting batu-batu kuno piramida matahari mengalir di Bosnia, dan kebenaran ilmiah mengatakan bahwa sangat jelas bahwa metode tertentu pada pengecoran batu berasal dari tanah liat telah dikenal sejak ribuan tahun yang lalu dalam peradaban yang berbeda baik Rumania atau Firaun!

Alquran Ternyata Lebih Dulu Punya Jawaban
Jika dipahami lebih dalam, ternyata Alquran telah mengungkapkan hal ini 1400 tahun sebelem mereka mengungkapkannya, perhatikan sebuah ayat dalam Al Quran berikut ini:

“Dan berkata Fir'aun: ‘Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui Tuhan bagimu selain aku. Maka bakarlah Hai Haman untukku TANAH LIAT kemudian buatkanlah untukku BANGUNAN YANG TINGGI supaya aku dapat naik melihat Tuhan Musa, dan Sesungguhnya aku benar-benar yakin bahwa Dia Termasuk orang-orang pendusta." (Al-Qashash:38)

Subhanallah! bukti menakjubkan yang menunjukkan bahwa bangunan bangunan raksasa, patung-patung raksasa dan tiang-tiang yang ditemukan dalam peradaban tinggi saat itu, juga dibangun dari tanah liat! Al-Quran adalah kitab pertama yang mengungkapkan rahasia bangunan piramida, bukan para Ilmuwan Amerika dan Perancis.

Kita tahu bahwa Nabi saw tidak pergi ke Mesir dan tidak pernah melihat piramida, bahkan mungkin tidak pernah mendengar tentangnya. Kisah Firaun, terjadi sebelum masa Nabi saw ribuan tahun yang lalu, dan tidak ada satupun di muka bumi ini pada waktu itu yang mengetahui tentang rahasia piramida. Sebelum ini, para ilmuwan tidak yakin bahwa Firaun menggunakan tanah liat dan panas untuk membangun monumen tinggi kecuali beberapa tahun belakangan ini.

Ajaib, 1400 tahun yang lampau, Nabi Muhammad saw, berbilang tahun setelah Berakhirnya dinasti Firaun memberitahukan bahwa Firaun membangun monumen yang kelak dinamakan Piramid menggunakan.........TANAH LIAT

Kenyataan ini sangat jelas dan kuat membuktikan bahwa nabi Muhammad saw tidaklah berbicara sesuai hawa nafsunya saja melainkan petunjuk dari Allah yang menciptakan Firaun dan menenggelamkannya, dan Dia pula yang menyelamatkan nabi Musa ... Dan Dia pula yang memberitahukan kepada Nabi terakhir-Nya akan hakikat ilmiah ini, dan ayat ini menjadi saksi kebenaran kenabiannya dikemudian hari!!

Subhanallah! Sungguh suatu hal yang hanya dapat dipahami oleh orang orang yang bukan sekedar berakal, tetapi juga mempergunakan akalnya.